Sikapi Demo 4 Nov, Ketua UMUM Kwarpus HW : “Sikap HW sama dengan Muhammadiyah!!!”

Jakarta – Aksi demonstrasi yang rencananya akan berlangsung di Istana Negara pada Jumat, 4 November 2016, saat ini tengah menjadi perhatian publik serta para kader muhammadiyah di daerah seluruh tanah air.

Unjuk rasa tersebut terkait dengan kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dugaan penistaan agama itu bermula dari ucapan Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada akhir September 2016. Ketika itu, Ahok meminta warga jangan dibohongi orang yang menggunakan Surat Al-Maidah ayat 51 untuk menyerangnya.

Pantauan redaksi di berbagai Grup media sosial Angkatan Muda Muhammadiyah dari Jawa dan Luar jawa disinyalir sudah banyak yang terlibat dalam aksi tersebut melaui berbagai jalur transportasi darat laut maupun udara.

Ketua Umum Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Mayjen (purn) Muchdi PR dihubungi redaksi melalui line telfon Rabu(2/11) “Sikap Hizbul Wathan sama dengan sikap Muhammadiyah,  Hizbul Wathan punya Undang – Undang HW” tegasnya

disisih lain, Prof Dr. KH. Haedar Nashir pada siaran pers Rabu (2/11) yang di terima redaksi menyampaiakan “Bagi warga Muhammadiyah yang mengikuti aksi demonstrasi harus memahami sepenuhnya bahwa keikutsertaan merupakan sikap pribadi sehingga tidak diperkenankan membawa atribut Muhammadiyah, terutama bendara, mengunakan fasilitas dan perserikatan untuk kepentingan demonstrasi serta segala akibat yang timbul merupakan tanggung jawab sendiri,”

(red/LA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...